bccfbdg

Artikel tentang BCCF di Detik Bandung (22 Desember 2008)

In artikel & berita on June 6, 2011 at 4:34 am

Perkumpulan BCCF Resmi Dideklarasikan

oleh Salomo Sihombing (Detik Bandung)

http://bandung.detik.com/read/2008/12/22/100257/1057484/492/salomosihombing.blogdetik.com

Bandung Creative City Forum (BCCF) resmi dideklarasikan sebagai perkumpulan. Ridwan Kamil yang juga adalah staf pengajar di arsitektur ITB, terpilih sebagai ketua.

BCCF sebenarnya pertama kali dibentuk Fabruari 2008. Namun hingga kemudian bertumbuh dan menggelar Helarfest 2008, belum ada bentuk organisasinya secara hukum. Tugas harian mengalir layaknya komunitas yang cair.

Karena kemudian gerakan BCCF bertautan dengan pihak ketiga yang sering kali mensyaratkan badan hukum, BCCF pun kemudian sepakat untuk berada di satu payung hukum dalam bentuk perkumpulan.

Sebanyak 44 undangan dari berbagai komunitas serta yang hadir di Hotel Bumi Sawunggaling, Jalan Sawunggaling No.13, Bandung, Minggu (21/12/2008), dinyatakan sebagai deklarator sekaligus anggota pertama BCCF.

Sidang yang berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB hingga 20.00 WIB, dipimpin oleh Rizki Abdurachman Adiwilaga sebagai Panitia Persiapa Deklarasi BCCF beserta Dwinita Larasati. Ada tiga pimpinan sidang lainnya yang dipilih dari peserta yakni Gustaff H Iskandar, Tegep Octaviansyah dan Irvan Noe’man.

Setelah deklarasi, pada agenda sidang terakhir, terpilihlah Ridwan Kamil yang akrab dipanggil Emil sebagai ketua untuk periode sesuai anggaran dasar yang akan ditentukan kemudian. Beberapa nama lain juga sempat diusulkan seperti Gustaff H Iskandar, Fiki Chikara Satari, Andar Manik dan Man Jasad.

“Tugas BCCF 2009 cukup banyak. Kota-kota lain seperti Yogyakarta dan Bali juga sudah mulai melakukan seperti apa yang dilakukan BCCF. Bandung masih lebih di depan dalam melibatkan komunitas pada proses pembangunan kotanya,” ujar anggota BCCF Irvan Noe’man.

Hal-hal lain yang disoroti harus diperhatikan di awal tahun 2008 adalah melakukan sosialisasi dengan sebanyak-banyaknya komunitas di Bandung. Penjabaran ekonomi kreatif di kalangan komunitas juga dituntut direalisasikan.

Agenda Helarfest 2008 yang dinilai sukses mempromosikan ragam kegiatan komunitas di Bandung, pun disoroti persiapannya untuk tahun 2009. Targetnya selain penyelenggaraan yang lebih baik, juga komunitas yang terlibat semakin banyak dan beragam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: