bccfbdg

Bandung Menjadi Tuan Rumah Konferensi Lingkungan Internasional (TUNZA)

In artikel & berita on September 11, 2011 at 12:56 am

Bandung Jadi Tuan Rumah Konferensi Lingkungan Internasional

http://bandung.detik.com/read/2011/09/10/132230/1719478/486/bandung-jadi-tuan-rumah-konferensi-lingkungan-internasional

Bandung – Kota Bandung ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Lingkungan untuk Anak dan Pemuda Sedunia Tunza International Children & Youth Confrence On the Environment 2011 yang akan digelar pada 27 September 2011 hingga 1 Oktober 2011 mendatang. Ini adalah kali pertama, Indonesia terpilih sebagai penyelenggara konfrensi ini.

Konferensi 2 tahunan dibawah The United Nations Environment Programme (UNEP) PBB ini sebelumnya diselenggarakan di Bangalore India tahun 2005, Leverkusen Jerman tahun 2007 dan Daejeon Korea tahun 2009.

“Indonesia ditunjuk oleh UNEP karena melihat kepemimpinan, peran serta di berbagai pertemuan internasional serta aktif dalam kerjasama di bidang Lingkungan Hidup. Sehingga UNEP menilai Indonesia pantas jadi tuan rumah untuk konferensi lingkungan untuk anak dan pemuda sedunia ini,” ujar Rasio Ridho Sani, Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Kementrian Lingkungan Hidup, saat dihubungi detikbandung via telepon selulernya, Sabtu (10/9/2011). Roy, begitu panggilan akrabnya, juga menjadi Ketua Panitia Nasional Tunza International Children & Youth Confrence On the Environment 2011.

Lebih lanjut ia menuturkan, Kementrian Lingkungan Hidup kemudian menunjuk Bandung sebagai kota penyelenggara. Dengan pertimbangan, Bandung dinilai tepat dengan tema yang akan diangkat yaitu Green Lifestyle.

“Konfrensi ini melibatkan anak dan pemuda. Isu yang diangkat yaitu Green Lifestyle, dan kami melihat, Bandung adalah kota lifestyle sepertinya tepat untuk penyelenggaraan ini,” katanya.

Tema Tunza International Children & Youth Confrence On the Environment 2011 yaitu Reshaping Our future through A Green Economy and Sustainable Lifestyle. Rio mengatakan, penunjukkan Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan konferensi internasional ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat diplomasi di bidang lingkungan.

“Dulu tahun 1955, Bandung sebagai penyelenggara Konferensi Asia Afrika mampu menginspirasi negara-negara di Asia dan Afrika. Diharapkan konfrensi ini juga bisa memberikan inspirasi bagi para calon pemimpin dunia,” tuturnya.

Peserta konferensi ini terdiri dari 1.500 anak dan pemuda dari 100 negara termasuk Indonesia. Mereka akan mengikuti berbagai rangkaian acara, diantaranya seminar, workshop, fun games dengan memainkan permainan tradisional Indonesia, hingga menghadirkan duta-duta lingkungan.

“Dari konferensi ini, para generasi penerus kita akan saling bertukar informasi tentang lingkungan dari berbagai belahan dunia,” jelas Roy.

Ribuan peserta konferensi akan mulai datang ke Bandung sejak Senin (26/9/2011). Peserta dari Indonesia sendiri diprediksi ada sekitar 200 hingga 300 orang yang mewakili anak dan pemuda dari seluruh provinsi serta berbagai organisasi kepemudaan.
(tya/tya)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: